Salahkah menjadi introvert?



Pasti di benak kalian pernah bertanya-tanya, "Salahkah menjadi introvert?". Benar kan? Kalau ngga benar berarti salah! Terlepas dari keinginan untuk merubah sifat dan mereka yang benci menjadi introvert.


Kenapa? Karena banyak orang-orang sekitar yang meng-cap negatif orang-orang seperti kita. Seperti ada orang yang bilang, "Introvert itu sombong!"

Benarkah introvert sombong? Jawabannya tidak. Mereka hanya tidak suka basa-basi. Bagi mereka, diam itu bukan berarti tidak mengerti atau tidak peduli, tetapi menganalisa keadaan. Namun, hal ini seringkali tidak dapat diterima dalam banyak situasi dan kondisi sehingga para introvert akan mengalami tekanan.


Introvert biasanya jarang memulai menyapa orang lain. Inilah yang menjadi dasar pemikiran orang-orang bahwa introvert itu sombong. SALAH BESAR! Orang introvert tidak menegur bukan berarti menganggap orang lain tidak ada, tidak penting, atau bagaimana. Seperti diatas tadi, introvert tidak suka basa-basi atau omong-omong kecil yang tidak penting. Mereka hanya akan menyapa pada orang-orang terdekat yang mereka kenal akrab. Sebenarnya itu adalah hal yang wajar bagi seorang introvert.


"Introvert itu, tidak sopan!"

Nahlo, apa lagi ini? Kok tidak sopan?
Aku sudah bosan menjelaskan bahwa orang introvert memang tidak suka berbasa-basi, termasuk untuk mengucapkan selamat, seperti selamat pagi, selamat jalan, selamat tinggal, ataupun selamat ulang tahun. Kami hanya memberikan sapaan seperlunya kepada teman tatkala berpapasan. Namun karena jumlah ekstrovert lebih banyak, masyarakat menjadi cenderung memberikan tekanan dan akhirnya anggapan demikian yang terjadi.
Sepertinya tidak suka basa-basi merupakan ciri khas introvert. Namun yang perlu diperhatikan pula adalah walaupun pribadi introvert tak suka basa-basi, namun bukan berarti mereka tidak bisa menyelipkan humor dalam pembicaraan mereka. Justru mereka biasanya memiliki unsur humor yang unik dan berbeda dengan orang-orang ekstrovert.

"Introvert hobi banget menyendiri!"
Nah, kalau ini tidak bisa dipungkiri lagi. Memang iya. Seorang introvert adalah pemikir yang dalam dan cenderung lebih suka memasuki dunia khayalan untuk merenung secara kreatif. Bagi seorang introvert, suasana ramai membuat tenaga mereka cepat terkuras. Oleh karena itu biasanya mereka hanya sekali-sekali berinteraksi, kemudian diam. Dan karena sumber energi introvert berasal dari dirinya sendiri, maka mereka membutuhkan waktu untuk menenangkan diri setelah lelah melakukan interaksi. Akan tetapi itu bukan anti-sosial dan bukan pula gejala frustasi atau depresi. Bagi orang introvert, kesendirian itu sama seperti menyegarkan pikiran dan mengumpulkan informasi yang didapat setelah sebelumnya melakukan sosialisasi.

Ketika sedang stress, introvert lebih senang menyendiri atau hanya mau berbagi kepada satu atau dua orang yang mereka percaya. Bagi introvert, suasana sepi adalah suasana yang memberikan mereka kenyamanan. Namun seorang introvert tidak juga sepenuhnya senang menyendiri. Mereka hanya tidak terlalu suka berkumpul berada dalam suasana keramaian.

Bagaimana menurut kalian? Salahkah menjadi introvert?

#IntrovertItsMe

Komentar